Wakil Mendikdasmen Resmi Buka Pameran Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026

Wakil Mendikdasmen Resmi Buka Pameran Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026

Depok, 9 Februari 2026 — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, secara resmi membuka Pameran Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Senin (9/2). Pameran ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang berlangsung pada 9—12 Februari 2026.

Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 diselenggarakan sebagai forum strategis yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dasar dan menengah. Forum ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pembangunan, sektor swasta, hingga komunitas masyarakat bidang pendidikan untuk menyamakan persepsi, menyusun kerangka kerja bersama, serta membangun komitmen kolektif dalam menjawab tantangan pendidikan nasional.

Dalam rangka melanjutkan pembangunan pendidikan Indonesia yang terus dikerjakan secara kolaboratif, Konsolnas Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 mengusung tema “Memperkuat Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Tema ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia.

Sejalan dengan tema tersebut, Konsolnas 2026 membahas berbagai isu strategis pendidikan, antara lain Wajib Belajar 13 Tahun, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, evaluasi dan tindak lanjut pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), evaluasi dan pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (DAPODIK), penguatan pendidikan karakter dan manajemen talenta, pembelajaran mendalam, koding dan kecerdasan artifisial, bimbingan konseling, tata kelola guru dan tenaga kependidikan, serta kedaulatan bahasa Indonesia dan revitalisasi bahasa daerah.

Pameran Konsolnas menjadi ruang aktualisasi berbagai capaian, praktik baik, dan inovasi program di lingkungan Kemendikdasmen. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai sarana diseminasi kebijakan, tetapi juga sebagai wahana pembelajaran bersama yang mendorong kolaborasi antarpemangku kepentingan pendidikan.

Pembukaan pameran diawali dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti. Dalam laporannya, Suharti menjelaskan bahwa pameran Konsolnas menjadi bagian penting dari upaya membangun pemahaman bersama terhadap arah kebijakan pendidikan dasar dan menengah ke depan.

Selanjutnya, Wakil Mendikdasmen Fajar menyampaikan sambutan sekaligus membuka pameran secara resmi mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia menilai pameran Konsolnas sebagai inisiatif positif yang memperkaya rangkaian kegiatan konsolidasi nasional.

Menurut Fajar, pameran ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang memamerkan capaian dan program Kemendikdasmen, tetapi juga sebagai wadah edukasi dan rekreasi bagi seluruh peserta Konsolnas. Melalui pameran ini, peserta dapat memahami kebijakan dan program pendidikan secara lebih kontekstual dan interaktif.

“Pameran ini menjadi ruang belajar bersama. Di sini kita tidak hanya melihat capaian, tetapi juga mendapatkan pengalaman edukatif yang menyenangkan, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap arah pembangunan pendidikan nasional,” ujar Fajar.

Pembukaan pameran ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Mendikdasmen saat memasuki area pameran. Usai pembukaan, Wakil Mendikdasmen bersama jajaran pimpinan Kemendikdasmen melakukan peninjauan ke seluruh stan pameran unit kerja.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Mendikdasmen menyempatkan diri mengunjungi stan pameran Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Di stan ini, ditampilkan berbagai produk terbitan Badan Bahasa serta simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif.

Pada stan Badan Bahasa, pengunjung pameran dapat melihat dan membaca beragam produk terbitan kebahasaan, sekaligus melakukan uji coba UKBI Adaptif Merdeka sebagai simulasi penilaian kemahiran berbahasa Indonesia. Fasilitas ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta Konsolnas untuk memahami mekanisme dan manfaat UKBI sebagai instrumen resmi pengukuran kemahiran berbahasa Indonesia.

Pameran Konsolnas Pendidikan Dasar dan Menengah 2026 diikuti oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, antara lain pimpinan Komisi X DPR RI, pimpinan Komite III DPD RI, serta perwakilan kementerian dan lembaga sebagai narasumber, termasuk Menteri Sekretariat Negara, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri PANRB, Menteri Agama, dan Kepala Badan Kepegawaian Negara.

Selain itu, pameran ini juga dihadiri oleh kementerian dan lembaga serta kepala daerah sebagai peserta, pejabat eselon I dan II Kemendikdasmen, tim penasihat ahli menteri, kepala unit pelaksana teknis (UPT) Kemendikdasmen, kepala atase pendidikan dan kebudayaan serta KWRI untuk UNESCO, perwakilan SEAMEO Center, Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, tenaga ahli menteri dan wakil menteri, kepala dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, serta organisasi profesi dan komunitas pendidikan.

Melalui pameran dan rangkaian kegiatan Konsolnas 2026 ini, Kemendikdasmen berharap terbangun pemahaman yang lebih utuh, sinergi yang lebih kuat, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan dasar dan menengah yang bermutu untuk semua.



Sedang Tren

Ingin mengetahui lebih lanjut?

Kunjungi media sosial Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa