Menumbuhkan Literasi Sejak Bangku Sekolah, Kepala Badan Bahasa Kunjungi SDN 002 Malinau Barat

Menumbuhkan Literasi Sejak Bangku Sekolah, Kepala Badan Bahasa Kunjungi SDN 002 Malinau Barat

Malinau, Kalimantan Utara — Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, melakukan kunjungan ke SDN 002 Malinau Barat pada Kamis, 6 Februari 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Badan Bahasa dan mitra pembangunan INOVASI untuk melihat secara langsung praktik-praktik baik literasi yang diterapkan di satuan pendidikan dasar di Kabupaten Malinau.

 

Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk memperkuat budaya literasi sejak jenjang pendidikan dasar, sekaligus memahami cara sekolah mengembangkan kebiasaan membaca dan kemampuan literasi siswa melalui berbagai pendekatan pembelajaran. Dalam kunjungan ini, Hafidz Muksin berdialog dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta menyaksikan langsung aktivitas literasi yang berlangsung di lingkungan sekolah.

 

Hafidz Muksin menegaskan bahwa sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi literasi anak. Literasi, menurutnya, tidak hanya tentang kemampuan membaca teks, tetapi juga membangun kebiasaan berpikir kritis, memahami informasi, dan mengekspresikan gagasan. “Sekolah dasar adalah ruang awal pembentukan budaya literasi. Ketika anak-anak dibiasakan membaca, berdiskusi, dan memahami bacaan sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi pembelajar yang kritis dan percaya diri,” ujar Hafidz Muksin di sela-sela kunjungan.

 

Ia menambahkan bahwa praktik literasi yang tumbuh dari kelas dan lingkungan sekolah perlu terus diperkuat melalui dukungan guru, kepala sekolah, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. “Literasi tidak cukup diajarkan, tetapi harus dihidupkan dalam keseharian belajar di sekolah. Praktik-praktik baik yang kita lihat hari ini menunjukkan bahwa literasi dapat tumbuh ketika sekolah memberi ruang dan contoh nyata bagi siswa,” tambahnya.

 

Selama kunjungan, Kepala Badan Bahasa meninjau sudut baca kelas, kegiatan membaca bersama, serta interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen sekolah dalam menanamkan budaya literasi sebagai bagian dari proses belajar mengajar.

 

Kepala SDN 002 Malinau Barat, Paulus, menyampaikan bahwa sekolah secara konsisten mendorong penguatan literasi melalui berbagai kegiatan sederhana tetapi berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan guru dan dukungan lingkungan sekolah menjadi kunci dalam membangun kebiasaan membaca siswa.

 

Paulus juga mengapresiasi kunjungan dan dukungan dari Badan Bahasa serta mitra pembangunan INOVASI. Ia menilai kolaborasi tersebut memberi motivasi sekaligus penguatan bagi sekolah dalam mengembangkan praktik literasi yang lebih baik. “Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan kegiatan literasi di sekolah. Dukungan dan perhatian dari Badan Bahasa dan INOVASI sangat berarti bagi peningkatan kualitas pembelajaran literasi di SDN 002 Malinau Barat,” ujarnya.

 

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Badan Bahasa dan INOVASI di Kabupaten Malinau dalam melihat praktik baik literasi, baik di tingkat komunitas maupun satuan pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan praktik literasi yang telah berjalan di sekolah dapat terus diperkuat dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di daerah. (Mun)

 


Sedang Tren

Ingin mengetahui lebih lanjut?

Kunjungi media sosial Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa