Perkuat Pelindungan Bahasa dan Sastra di Bali, Badan Bahasa Bekerja Sama dengan Universitas Udayana

Perkuat Pelindungan Bahasa dan Sastra di Bali, Badan Bahasa Bekerja Sama dengan Universitas Udayana

Jakarta, 27 Januari 2026 — Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menjalin kerja sama dengan Fakultas ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait program pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra. Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan di Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan ditandatangani oleh Sekretaris Badan Bahasa, Ganjar Harimansyah, serta Dekan FIB Universitas Udayana, I Nyoman Aryawibawa. Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi kedua lembaga dalam memperkuat peran bahasa dan sastra di Bali.

Dalam sambutannya, Ganjar Harimansyah menyampaikan bahwa Balai Bahasa Provinsi Bali yang saat ini sudah berusia 78 tahun merupakan salah satu dari empat balai bahasa tertua di Indonesia. Ia menuturkan hubungan historis yang telah terjalin membuat Balai Bahasa Bali lekat dengan Universitas Udayana, sebagaimana Badan Bahasa di tingkat pusat yang memiliki keterkaitan historis dengan Universitas Indonesia.

“Kerja sama yang kita jalin dapat diimplementasikan salah satunya melalui keterlibatan dosen dan pakar dari Universitas Udayana sebagai narasumber atau tim ahli dalam berbagai produk Badan Bahasa. Nantinya, hasil kolaborasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan penelitian maupun hibah penelitian bagi pihak universitas,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar memaparkan peluang kolaborasi lainnya, antara lain praktik lapangan melalui penelitian, pemetaan bahasa, dan leksikografi yang bersifat aplikatif; pemanfaatan fasilitas Balai Bahasa Bali, seperti aula, untuk kegiatan akademik; serta peningkatan kompetensi pegawai melalui program Pegawai Terpelajar untuk melanjutkan studi S-1, S-2, hingga S-3, di wilayah Indonesia Timur, dengan salah satunya di Universitas Udayana.

Sementara itu, Dekan FIB Universitas Udayana, I Nyoman Aryawibawa, menyampaikan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir hubungan antara FIB Universitas Udayana dan Balai Bahasa Bali telah berjalan produktif. Sumber daya manusia dari berbagai program studi di FIB Universitas Udayana kerap dilibatkan sebagai narasumber maupun tim ahli dalam berbagai proyek kebahasaan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Bali.

Aryawibawa kemudian menuturkan bahwa Program Studi Magister Linguistik FIB Universitas Udayana secara rutin menyelenggarakan seminar nasional dan berharap dapat melibatkan narasumber dari Badan Bahasa. “Kami juga memiliki sumber daya dengan keahlian yang spesifik, seperti penyusunan Kamus Valensi Dasar, yang kedepannya dapat dikolaborasikan dengan Balai Bahasa Bali. Sementara bagi mahasiswa kami, melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), memungkinkan mereka untuk memperoleh pengalaman langsung di Badan Bahasa,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Elis Setiati, menyampaikan komitmennya untuk mendorong transformasi budaya kerja di Balai Bahasa Bali. Sebagai pimpinan yang baru, ia membawa semangat kerja yang cepat dan responsif. Ia juga menyampaikan visinya terhadap Balai Bahasa Bali agar dapat menjadi rumah untuk semua dan memberi ruang untuk berkembang bersama dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kerja sama antara Badan Bahasa dan Universitas Udayana sejalan dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2018 tentang Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Melalui kerja sama ini, upaya pelindungan dan pengembangan bahasa serta sastra di Bali diharapkan dapat makin optimal, sekaligus menghidupkan kembali hubungan historis antara Balai Bahasa Bali dan Universitas Udayana dalam kemitraan yang berkelanjutan. (FNA)


Sedang Tren

Ingin mengetahui lebih lanjut?

Kunjungi media sosial Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa